Mengapa Penting Menumbuhkan Rasa Syukur?
1 Tawarikh 16:34
Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
Perayaan Natal tahun ini adalah Waktu untuk Mengingat Kebaikan Tuhan dan Membangun Rasa Syukur pada Tuhan.
Kita bersyukur kepada Tuhan, karena:
- Tuhan mengasihi kita (Yohanes 3:16)
- Tuhan berada di pihak kita (Yohanes 3:17).
- Tuhan beserta kita (Matius 1:23).
Ucapan syukur adalah iman dalam tindakan.
Saat kita bersyukur:
- Kita menghargai kebaikan Tuhan dalam hidup kita.
- KIta merespons balik kebaikan Tuhan dalam hidup kita.
- Kita menghargai kehadiran Tuhan di dalam hidup kita!
Orang yang suka bersyukur akan awet:
awet pernikahannya,
awet pelayanannya,
awet pekerjaannya,
awet persahabatannya.
Mengapa Penting Memiliki Rasa Syukur?
1. Rasa syukur menyebabkan kita mengerti rencana Tuhan bagi hidup kita.
Roma 8:28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Orang yang bersyukur tidak hanya melihat apa yang sedang terjadi, tetapi dia bisa melihat apa yang Tuhan sedang kerjakan di balik kejadian itu.
Tanpa rasa syukur, kita hanya akan melihat:
- Masalah sebagai musibah/hukuma
n. - Proses sebagai penderitaan.
- Penantian sebagai penundaan.
Tetapi jika hati kita dipenuhi rasa syukur, Roh Kudus akan menolong kita untuk melihat:
- Masalah sebagai alat pembentukan karakter
- Proses hidup sebagai masa persiapan dan pemurnian
Yusuf: Dari Penjara ke Istana.
Yusuf mengalami pengkhianatan, fitnah, dan pemenjaraan yang tidak adil.
Namun dia tidak menggunakan lensa kebencian dan kepahitan, tetapi Yusuf menggunakan lensa rasa syukur,
ketika ia berkata kepada saudara-saudaranya:
Kejadian 50:20
Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.
Rasa Syukur membuat kita berhenti bertanya,
“Tuhan, Mengapa semuanya ini terjadi padaku?”
Lalu kita mulai berkata:
“Apa maksud Tuhan izinkan semua masalah ini terjadi ?”
Dan jawaban Tuhan selalu yang satu ini:
“Untuk membuat karaktermu semakin serupa seperti Tuhan Yesus Kristus: lemah lembut dan rendah hati.”
2. Rasa syukur melenyapkan kekuatiran dan menumbuhkan damai sejahtera/ketenangan batin.
Filipi 4:6-7
6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan
7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
Ayat ini memberi kita urutan rohani yang sangat dalam:
1. Ada pergumulan.
2. Dibawa dalam doa.
3. Disertai ucapan syukur.
4. Lalu turunlah damai sejahtera Allah.
Artinya, ucapan syukur bukan
tetapi justru kunci yang mengubah atmosfer batin.
Orang yang bersyukur sedang membuat pengakuan iman bahwa:
- Tuhan itu jauh lebih besar dari masalahnya,
- Janji Tuhan itu jauh lebih kuat dari ketakutannya,
- Pemeliharaan Tuhan itu jauh lebih pasti dari perhitungan manusia.
Sebaliknya, ketika kita kuatir, kita percaya bahwa sesuatu
Ayub menyaksikan betapa “jahatnya” kekuatan kuasa dari ketakutandan kecemasan it
Ayub 3:25-26
25 Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku.
26 Aku tidak mendapat ketenangan dan ketenteraman;
aku tidak mendapat istirahat, tetapi kegelisahanlah yang timbul.”
Orang yang sulit bersyukur cenderung menjadi orang yang suka berkeluh kesah.
- Dan di hadapan Tuhan, orang yang suka berkeluh kesah adalah seorang pemberontak yang hidupnya selalu dalam tekanan (stress).
Ayub 23:2
Sekarang ini keluh kesahku menjadi pemberontakan,
tangan-Nya menekan aku, sehingga aku mengaduh.
Saat Anda bersyukur Anda sedang mengingat betapa dahsyatnya kuasa Tuhan yang bekerja di dalam hidup Anda sehingga Anda masih terpelihara sampai saat ini.
3. Rasa syukur membuka pintu gerbang hadirat Tuhan dan Mujizat-Nya.
Mazmur 100:4
Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurl
Ayat ini menyingkapkan prinsip rohani yang sangat dalam:
- Ucapan Syukur adalah pintu masuk menuju hadirat Tuhan.
- Puji-pujian membawa kita lebih dalam ke hadirat-Nya.
- Dan di dalam hadirat Tuhan, selalu tersedia kuasa, berkat, dan mujizat.
Hadirat Tuhan bukan sekadar suasana emosional dalam ibadah, tetapi manifestasi nyata dari pemerintahan Allah.
Ketika seseorang masuk dalam hadirat Tuhan, ia sedang masuk ke wilayah di mana:
- Kuasa Allah bekerja,
- Kehendak Allah dinyatakan,
- Mujizat Allah dimanifestasikan.
Itulah sebabnya orang yang hidup dalam ucapan syukur adalah orang yang mudah mengakses hadirat Tuhan, karena hatinya tidak dipenuhi keluhan, tetapi dipenuhi iman dan penyembahan.
Mujizat Multiplikasi & Ucapan Syukur.
Yohanes 6:11-12
11 Lalu Yesus mengambil roti itu,
Kuasa multiplikasi tidak terletak pada objeknya (roti dan ikan), tetapi pada Tangan Tuhan yang memberkati.
Yesus mengajar kita untuk
Ketika kita mengucapkan syukur dan mengucapkan kata-kata berkat pada pekerjaan, keuangan, kesehatan, pelayanan, orang-orang di sekitar kita, maka Hukum-Hukum Alamlainnya tunduk kepada Huku
Jangan menunggu sampai Anda memiliki banyak untuk mulai bersyukur.
- Mulailah bersyukur atas keadaan yang sekarang.
- Berkat Tuhan itu dicurahkan saat Anda mengucap syukur di tengah kekurangan dan kesulitan, dan Tuhan Yesus Kristus akan mengubahnya
menjadi sumber yang tak pernah habis.
Mujizat Kebangkitan & Ucapan Syukur.
Yohanes 11:40,41,43
40 Jawab Yesus: ”Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?” 41 Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: ”Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku.
43 Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: ”Lazarus, marilah ke luar!”
Bagaimana Caranya Mengucap syukur kepada Tuhan?
- Kita bersyukur dengan perkataan,
- Kita bersyukur dengan menaikkan nyanyian pujian.
- Kita bersyukur dengan memberi persembahan syukur.